Gercep! Dinas PKH Barru Jemput Bantuan Ternak Langsung ke Kementan

Gercep! Dinas PKH Barru Jemput Bantuan Ternak Langsung ke Kementan

Mahmud rahim 21 Oct 2026

BARRU – Langkah taktis langsung ditunjukkan oleh Pemerintahan Kabupaten Barru yang baru saja membentuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH). Sebagai wujud nyata realisasi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Barru, instansi anyar ini langsung tancap gas melakukan audiensi strategis ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

​Tak tanggung-tanggung, kunjungan jemput bola ini langsung membuahkan hasil manis. Kementan RI membuka peluang lebar-lebar untuk mengucurkan berbagai bantuan paket ternak bagi kelompok peternak di Kabupaten Barru sepanjang tahun 2026 hingga 2027 mendatang.

​Audiensi hangat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PKH Kabupaten Barru, Andi Muh. Nur, S.Sos., didampingi Pengawas Bibit Ternak Syamsuddin, S.Pt., serta Ketua Asosiasi Peternak Ermin Alim, S.TP. Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, Dr. drh. Nuryani Zainuddin, M.Si., di ruang kerjanya.

​Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas secara mendalam penguatan kelembagaan serta sinkronisasi program daerah dengan kebijakan nasional.

Pembentukan Dinas PKH Barru sendiri dinilai sebagai langkah progresif untuk memperkuat fokus pemda dalam menggenjot sektor peternakan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Penyelarasan nomenklatur Dinas PKH Barru yang kini sejajar dengan perangkat daerah di tingkat provinsi maupun Ditjen PKH Kementan menjadi kunci utama lancarnya komunikasi dan sinergi pusat-daerah ini.

​Berkat keseriusan dan gerak cepat Pemkab Barru, Kementan langsung menyiapkan sederet program bantuan konkret yang bakal dirasakan langsung oleh para peternak:

- ​Tahun 2026: Dalam waktu dekat, Kementan akan mengalokasikan bantuan kambing pedaging khusus untuk kelompok peternak di Barru sebagai bentuk apresiasi awal.

- ​Tahun 2027: Gelombang bantuan yang lebih besar siap diluncurkan. Di antaranya adalah bantuan sapi perah jenis Friesian Holstein (FH) bunting untuk beberapa kelompok melalui skema Bantuan Presiden (Banpres) dengan pola subsidi.

- ​Program Lainnya: Rencana pengembangan peternakan kambing lanjutan, distribusi bantuan ayam Merah Putih siap kembang, hingga dukungan penuh berupa vaksin dan obat-obatan gratis untuk menjamin kesehatan ternak di Barru.

​Menanggapi rencana besar ini, pihak Ditjen PKH Kementan memberikan catatan penting, khususnya terkait alokasi bantuan sapi perah FH. Pihak kementerian berharap Dinas PKH Barru dapat merampungkan data calon penerima bantuan secara by name by address sebelum penghujung tahun 2026.

​Menanggapi hal tersebut, Andi Muh. Nur menyatakan kesiapan jajarannya untuk segera merampungkan pendataan secara transparan dan akurat. Ia berharap sinergi yang terbangun dengan Kementan dapat terus menguat, sehingga program-program strategis ini lekas terealisasi dan tepat sasaran menyentuh kelompok peternak yang benar-benar membutuhkan.

​"Kami optimis, lewat kolaborasi erat dengan pemerintah pusat ini, geliat peternakan di Kabupaten Barru akan naik kelas dan bermuara pada peningkatan ekonomi serta kesejahteraan peternak lokal kita," pungkas Andi Muh. Nur.

Memuat artikel selanjutnya...
PD 2026