GERAKTIMUR.COM — BARRU – Upaya membentengi generasi muda dari derasnya arus informasi palsu dan ancaman narkotika terus digencarkan.
Kali ini, Kapolres Barru AKBP Suryo Wibowo, S.I.K., turun langsung menyambangi SMK Negeri 1 Barru untuk membekali ratusan pelajar dengan rumus cerdas bermedia sosial, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan terhadap program prioritas Kapolri, yakni Polisi Peduli Pendidikan.
Di hadapan ratusan siswa dan jajaran tenaga pendidik, Kapolres Barru menyampaikan pesan penting terkait dua ancaman utama generasi masa kini, maraknya informasi bohong (hoaks) di media sosial serta bahaya laten penyalahgunaan narkoba.
Dalam amanatnya, AKBP Suryo Wibowo menggarisbawahi bahwa teknologi informasi ibarat pisau bermata dua.
Di satu sisi mempermudah proses belajar, namun di sisi lain berpotensi memicu keresahan hingga konflik sosial jika disalahgunakan untuk menyebarkan informasi palsu.
Untuk membentengi para pelajar dari paparan hoaks, Kapolres memperkenalkan rumus praktis S-A-R-I-N-G:
- S - Stop: Berhenti sejenak sebelum membagikan informasi.
- A - Analisis: Periksa sumber dan kredibilitas informasi tersebut.
- R - Rujuk: Bandingkan data dengan sumber resmi yang tepercaya.
- I - Intip: Pastikan keaslian gambar atau video yang disertakan.
- N - Nilai: Pertimbangkan logika dan kewajaran isi berita.
- G - Ganti: Hentikan penyebaran hoaks dan beralih membagikan konten positif yang bermanfaat.
"Jangan mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial. Periksa terlebih dahulu sumber dan kebenarannya sebelum membagikannya kepada orang lain. Jadilah generasi muda yang cerdas, disiplin, dan bertanggung jawab," tegas AKBP Suryo Wibowo di hadapan para siswa.
Selain literasi digital, isu krusial lain yang mendapat sorotan tajam adalah ancaman narkotika. Kapolres mengingatkan bahwa zat terlarang tersebut tidak hanya merusak fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan dan prestasi akademik pelajar.
Para siswa didorong untuk memiliki ketegasan mental guna menolak segala bentuk bujukan atau pergaulan berisiko, serta mengalihkan energi ke dalam kegiatan positif yang mengasah bakat dan potensi diri.
"Jangan pernah mencoba-coba narkoba. Dampaknya merusak kesehatan, pendidikan, dan masa depan kalian. Jadilah pelajar yang berani menolak narkoba dan fokus mengejar cita-cita," imbuhnya.
Rangkaian upacara berjalan khidmat dan ditutup dengan aksi sosial berupa pembagian masker kepada siswa dan guru oleh Kapolres Barru.
Langkah ini mencerminkan kepedulian Polri terhadap kesehatan lingkungan sekolah sekaligus membiasakan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala SMK Negeri 1 Barru, Muh. Idris, S.Pd., Kasat Binmas Polres Barru AKP Sudarto, S.Sos., Kasat Lantas Polres Barru AKP Herman, Kasi Propam Polres Barru IPTU Asdar Asri, S.H., serta para wakil kepala sekolah dan dewan guru.
BACA JUGA:
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Barru berkomitmen untuk terus merajut sinergi bersama institusi pendidikan.
Kehadiran Polri di tengah lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga memberikan edukasi preventif demi melahirkan generasi muda Barru yang cerdas, sehat, berprestasi, dan taat hukum.