GERAKTIMUR.COM — BARRU - Sinergi positif diperlihatkan jajaran kepolisian dan pemerintah daerah di Kabupaten Barru. Kapolres Barru, AKBP Suryo Wibowo, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Barru, Syamsir, S.I.P., M.Si., turun langsung meninjau pelaksanaan pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Barru, Kamis (29/10/2026).
Peninjauan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Langkah tersebut merupakan wujud nyata dukungannya terhadap program Polri Peduli Pengangguran, sebuah inisiatif strategis untuk menekan angka pengangguran dan membekali masyarakat dengan keahlian siap pakai.
Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 32 peserta yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tampak antusias mengikuti dua kejuruan utama, yakni Teknik Pengelasan dan Perawatan AC.
Kapolres Barru dan Kadisnaker tak hanya memantau dari kejauhan.
Keduanya menyempatkan diri berdialog langsung, memberikan motivasi, serta melihat dari dekat ketangkasan para peserta saat mempraktikkan teknik pengelasan di ruang pelatihan.
“Polres Barru mendukung penuh kegiatan pelatihan ini sebagai upaya membantu masyarakat meningkatkan keterampilan, sehingga mereka siap memasuki dunia kerja atau bahkan membuka usaha mandiri,” ungkap AKBP Suryo Wibowo di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kondisi keamanan yang kondusif juga diciptakan agar iklim investasi dan dunia industri di Kabupaten Barru dapat terus tumbuh, sehingga mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.
Program kolaboratif ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Barru, Syamsir, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian institusi Kepolisian terhadap nasib para pencari kerja di wilayahnya.
BACA JUGA:
“Kami sangat mengapresiasi program Polri Peduli Pengangguran ini. Kolaborasi lintas instansi seperti ini sangat penting agar masyarakat kita memiliki daya saing, baik untuk terserap di dunia industri maupun dalam mengembangkan wirausaha mandiri,” puji Syamsir.
Melalui program vokasi ini, para peserta diharapkan tidak hanya mengantongi sertifikat keterampilan, tetapi juga memiliki mental dan keahlian riil yang siap diandalkan di tengah persaingan bursa kerja saat ini.