GERAKTIMUR.COM — Turnamen kali ini secara nyata memperlihatkan pergeseran peta kekuatan sepak bola global yang cukup mengejutkan di antara konfederasi benua.
Benua Afrika tampil sebagai fenomena terbesar dengan nyaris sempurna meloloskan sembilan dari sepuluh wakilnya, di mana hanya Tunisia yang gagal. Sementara itu, Eropa tetap menjaga tradisi dan hegemoni mereka sebagai poros kekuatan utama dengan mengirimkan 13 negara ke babak 32 besar dari total 16 wakil yang berlaga.
Dari daratan Amerika, zona Amerika Selatan (CONMEBOL) tampil solid dengan meloloskan lima dari enam tim, meskipun turnamen ini diwarnai kejutan besar dengan tersingkirnya raksasa Uruguay.
Untuk zona Amerika Utara dan Tengah (CONCACAF), ketiga negara tuan rumah sukses melaju mulus, menyelamatkan wajah konfederasi yang kehilangan tiga wakil lainnya.
Sebaliknya, hasil sangat mengecewakan datang dari wakil benua Asia. Meski mendapat kuota melimpah hingga sembilan tim, hanya Jepang dan Australia yang berhasil lolos, sementara tim langganan seperti Korea Selatan, Iran, dan Arab Saudi rontok di fase grup.
BACA JUGA:
Nasib serupa juga dialami wakil tunggal Oseania, Selandia Baru, yang harus angkat koper lebih awal sebagai juru kunci.
Lalu pertanyaannya siapakah yang akan mengakat trofi kali ini