Miliki Golongan Darah Langka, Bupati Barru Komitmen Jadi Pendonor Aktif

Miliki Golongan Darah Langka, Bupati Barru Komitmen Jadi Pendonor Aktif

18 June 2026 1 day ago
Oleh: Mahmud rahim
Bagikan:

GERAKTIMUR.COM — ​BARRU - Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Kabupaten Barru tahun ini menjadi momentum istimewa. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., hadir langsung dan turun tangan mendonorkan darahnya di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru, Rabu (17/6/2026).

​Aksi nyata orang nomor satu di Barru ini merupakan bentuk komitmen terhadap misi kemanusiaan sekaligus kepedulian sosial kepada sesama.

​Kegiatan yang diinisiasi oleh PMI Kabupaten Barru tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengamankan stok darah daerah, tetapi juga sebagai motor penggerak kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara berkala.

​Usai mendonorkan darahnya, Bupati Andi Ina mengungkapkan bahwa dirinya memiliki golongan darah AB+. Karakteristik golongannya yang relatif langka justru menjadi pemantik semangat bagi dirinya untuk disiplin menjadi pendonor aktif.

​"Saya harus disiplin mendonorkan darah tepat waktu karena golongan darah saya termasuk yang tidak banyak dimiliki orang. Mudah-mudahan apa yang saya donor hari ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan," ujar Andi Ina.

​Ia menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar seremoni sosial, melainkan bentuk empati riil bagi warga yang sedang berjuang di fasilitas medis. Menariknya, Andi Ina mengaku selalu merasakan efek segar dan kepuasan batin yang luar biasa setiap kali selesai mendonorkan darah.

​"Alhamdulillah, setiap selesai donor darah saya justru merasa lebih segar dan bahagia. Niatnya untuk membantu sesama, sehingga ada kepuasan tersendiri setelah melakukannya," tambahnya.

​Di lokasi yang sama, Ketua PMI Kabupaten Barru, Muhammad Yulianto Badwi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Bupati dan antusiasme masyarakat.

Dalam aksi kemanusiaan kali ini, PMI Kabupaten Barru bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Lapatarai Barru berhasil mengumpulkan sebanyak 35 kantong darah.

​"Donor darah adalah bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Satu kantong darah yang didonorkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Karena itu, gerakan donor darah harus terus kita hidupkan bersama," tegas Yulianto.

​Selain aksi donor, panitia juga menyediakan fasilitas tambahan berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum yang hadir.

​Melalui momentum Hari Donor Darah Sedunia ini, Pemerintah Kabupaten Barru bersama PMI berharap gerakan donor darah sukarela dapat terus membudaya.

Sebab, sebotol kecil darah yang diberikan secara ikhlas, mampu menjadi penyambung napas dan harapan baru bagi kehidupan orang lain.