Kades Jangan-Jangan Terpilih Ibrahim, S.Sos Wafat di Hari Pelantikan

Kades Jangan-Jangan Terpilih Ibrahim, S.Sos Wafat di Hari Pelantikan

Mahmud rahim 26 Jun 2026

​BARRU – Suasana khidmat prosesi pelantikan Kepala Desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Barru berubah menjadi duka mendalam.

Salah satu kepala desa terpilih, Ibrahim, S.Sos., yang sedianya diambil sumpah jabatan hari ini untuk memimpin Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya sebelum sempat dilantik.

​Sedianya, almarhum Ibrahim dijadwalkan hadir bersama 11 Kepala Desa Terpilih lainnya dalam upacara pelantikan resmi.

Prosesi sakral tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bertempat di Lantai 6 Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Barru, Jumat (26/6/2026).

​Kepergian mendadak figur yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menyisakan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar almarhum, melainkan juga bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Barru serta masyarakat Desa Jangan-Jangan yang telah memandatkan amanah kepadanya pada kontestasi Pilkades serentak beberapa waktu lalu.

​Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, di sela-sela prosesi menyampaikan rasa kehilangan yang sangat luar biasa atas berpulangnya salah satu putra terbaik daerah tersebut.

​"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Barru, kami menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya sahabat tercinta kita, almarhum Ibrahim, S.Sos. Semoga Allah SWT memberikan rahmat, ampunan, serta menempatkan beliau di surga-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi keikhlasan, ketabahan, serta kekuatan," ungkap Andi Ina Kartika Sari dengan penuh haru.

​Meskipun diliputi suasana duka, prosesi pengambilan sumpah jabatan terhadap 11 Kepala Desa Terpilih lainnya tetap berjalan lancar dan khidmat.

Kehadiran ruang kosong yang sedianya diperuntukkan bagi almarhum Ibrahim menjadi simbol penghormatan terakhir sekaligus pengingat atas dedikasi serta perjuangan almarhum semasa hidup untuk memajukan desanya.

​Hingga berita ini diturunkan, ucapan duka cita dan doa terus mengalir dari berbagai pihak, baik dari rekan sejawat sesama kepala desa, jajaran perangkat daerah, maupun warga masyarakat yang merasa kehilangan sosok pemimpin yang dinilai amanah, jujur, dan berintegritas tinggi.

Memuat artikel selanjutnya...
PD 2026