Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, PERUMDA Tirta Wae Sai Bersama PMI Barru Salurkan Air Bersih untuk Warga

Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, PERUMDA Tirta Wae Sai Bersama PMI Barru Salurkan Air Bersih untuk Warga

Mahmud rahim 10 Aug 2026

BARRU — Dampak fenomena El Nino 2026 mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat di Kabupaten Barru akibat sulitnya akses mendapatkan air bersih. Tak tinggal diam, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru langsung bergerak cepat dengan menggelar Operasi Kemanusiaan Penanggulangan Kekeringan, Sabtu (1/8/2026).

​Operasi kemanusiaan skala masif ini mendapatkan dukungan penuh dari PMI Pusat serta PMI Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk aksi nyata mitigasi dampak perubahan iklim di tingkat lokal.

​Ketua PMI Kabupaten Barru, Ir. Muhammad Yulianto Badwi, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak menjadi prioritas mutlak dalam misi kali ini.

Di samping distribusi air, pihaknya juga menerjunkan tim untuk memberikan edukasi melalui metode Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Langkah ini diambil agar masyarakat lebih tanggap dan tahu cara meminimalkan dampak krisis air di lingkungan masing-masing.

​“Kami hadir untuk masyarakat. Saat ini prioritas kami adalah distribusi air bersih dan edukasi KIE kepada warga agar mampu menghadapi dan meminimalkan dampak kekeringan,” ungkap Yulianto.

​Agar distribusi air bersih ini berjalan efektif, tepat sasaran, dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan, PMI Kabupaten Barru menggandeng PERUMDA Tirta Wae Sai Barru sebagai garda terdepan penyedia pasokan air bersih.

​Kolaborasi strategis antara lembaga kemanusiaan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini menjadi kunci utama kelancaran operasi di lapangan. Dengan dukungan armada dan infrastruktur air dari PERUMDA Tirta Wae Sai Barru, suplai air bersih dapat langsung disalurkan ke titik-titik pemukiman warga yang mengalami krisis air.

​Operasi di lapangan ini dikomandoi langsung oleh Muh. Askar selaku Koordinator Lapangan. Bagi masyarakat Kabupaten Barru yang wilayahnya mengalami krisis air bersih dan membutuhkan bantuan darurat, PMI Kabupaten Barru telah membuka posko layanan aduan yang dapat dihubungi melalui nomor 0852-5436-3888.

​Di tengah situasi kekeringan ini, PMI Kabupaten Barru mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan air secara bijak dan hemat. Semangat kepedulian serta gotong royong antarwarga juga terus dihidupkan untuk saling membantu sesama yang kesulitan.

​Kolaborasi yang apik antara pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan seperti PMI, operator layanan air bersih PERUMDA Tirta Wae Sai Barru, dan partisipasi aktif masyarakat dinilai sebagai kunci utama agar kebutuhan dasar warga Barru tetap terpenuhi dengan baik selama musim kemarau berlangsung.

Memuat artikel selanjutnya...
PD 2026