GERAKTIMUR.COM — BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berkualitas.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menyatakan perang terhadap segala bentuk penyakit sosial yang mengancam masa depan remaja, termasuk narkoba, pornografi, kenakalan remaja, hingga perkawinan anak.
"Kita tidak mungkin mencapai kemajuan yang berkelanjutan dan kesejahteraan yang lebih cepat tanpa didukung fondasi generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari berbagai penyakit sosial," tegas Andi Ina saat membuka sosialisasi pencegahan penyakit sosial di Lantai 6 Menara Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Peran Forkopimda Dalam Penanganan Narkoba, Pornografi, Kenakalan Remaja, dan Pencegahan Pernikahan Anak Wujudkan Generasi Emas Kabupaten Barru” ini diinisiasi lewat kolaborasi apik bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Andi Ina mengapresiasi jajaran Forkopimda yang telah mengawal langkah strategis ini.
Ia menekankan bahwa kekuatan terbesar Kabupaten Barru tidak hanya bertumpu pada kekayaan alam, melainkan pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Para pelajar yang hadir hari ini dinilai sebagai pemegang estafet kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.
“Yang kita harapkan adalah lahir generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta bersih secara spiritual. Itulah generasi emas yang harus kita siapkan mulai hari ini,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.
Secara khusus, Bupati perempuan pertama di Barru ini menyoroti tiga ancaman krusial:
- Narkoba dan Pornografi: Kombinasi berbahaya yang merusak fisik, mental, cara berpikir, hingga mengikis nilai moral.
- Kenakalan Remaja: Aktivitas negatif jalanan seperti balapan liar dan tawuran yang hanya membuang energi muda secara sia-sia.
- Perkawinan Anak: Praktik yang berisiko memutus rantai pendidikan, memicu stunting, meningkatkan risiko kesehatan ibu-anak, hingga memicu kemiskinan baru.
Andi Ina mengajak seluruh pelajar untuk bijak menggunakan gawai dan menyalurkan energi muda mereka ke dalam organisasi positif, seperti Pramuka, olahraga, seni, hingga komunitas literasi.
"Anak-anakku, jangan pernah mencoba narkoba maupun terjebak kecanduan pornografi. Tidak ada ruang untuk kedua hal itu di Barru. Yang benar-benar keren adalah ketika kalian berprestasi, membanggakan orang tua, dan menjadi agen perubahan," pesannya menyemangati.
Tak lupa, ia menitipkan amanah besar kepada para kepala sekolah dan guru agar tidak sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi benteng pembentukan karakter anak didik melalui komunikasi intensif dengan orang tua.
BACA JUGA:
Di akhir acara, Bupati Barru berharap agar edukasi dari sosialisasi ini terus digaungkan menjadi sebuah gerakan masif di lingkungan keluarga dan masyarakat demi menjaga masa depan Bumi Hibrida.
“Jaga diri kalian dan jaga masa depan Kabupaten Barru yang kita cintai. Barru Maju, Generasi Emas Hebat, OK Sih!” pungkasnya disambut tepuk tangan riuh peserta.