Bupati Andi Ina Turun ke Sawah, Barru Sukseskan Tanam Serempak 50.000 Hektare

Bupati Andi Ina Turun ke Sawah, Barru Sukseskan Tanam Serempak 50.000 Hektare

Mahmud rahim 22 Aug 2026

BARRU – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., turun langsung ke areal persawahan untuk menyukseskan Gerakan Tanam Serempak Nasional 50.000 Hektare di Kelompok Tani Labu Cai, Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Jumat (21/8/2026).

Kehadiran Bupati Barru bersama pejabat daerah ini menjadi komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian RI.

​Dalam foto yang diabadikan di lokasi kegiatan, Bupati Andi Ina Kartika Sari terlihat bersemangat memegang alat tanam tradisional atau caplak di tengah sawah yang telah digenangi air.

Mengenakan kemeja putih dan topi petani, ia membaur dengan jajarannya dan perwakilan Kementerian Pertanian.

Di sisi kiri, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pertanian, Dr. Ir. Muhammad Amin, M.P., tersenyum ramah sambil memegang topi petaninya.

Sementara di belakang Bupati, Direktur Polbangtan Gowa, Dr. Ismaya Nita Dianti Parawansyah, SP., M.Si., tampak antusias mengamati jalannya aksi tanam.

​Di latar belakang, berdiri sebuah spanduk besar bertuliskan "GERAKAN TANAM SEREMPAK 50.000 HEKTAR" dengan foto para pejabat terkait, termasuk Menteri Pertanian RI, Gubernur Sulawesi Selatan, dan Bupati Barru.

Spanduk tersebut juga mencantumkan logo Kabupaten Barru dan Kementerian Pertanian.

​Kepercayaan pemerintah pusat kepada Kabupaten Barru sebagai lokasi Gerakan Tanam Serempak Nasional di Sulawesi Selatan merupakan sebuah kehormatan.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menegaskan bahwa penunjukan tersebut harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar seremonial.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Barru. Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus kita jaga dan kita kawal bersama," ujarnya.

​Lebih lanjut, Andi Ina memastikan Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pertanian akan mengawal program tersebut secara berkelanjutan, mulai dari proses tanam, pemeliharaan, hingga produksi.

"Kita siap mengawal program ini agar berhasil maksimal. Jangan hanya tanam, tetapi bagaimana tanaman ini tumbuh, berproduksi dan pada akhirnya memberikan kesejahteraan bagi petani," katanya.

​Pencanangan Gerakan Tanam Serentak ini juga menjadi momentum pengenalan PMAAS (Pertanian Modern/Authentic Agriculture System) di Kelompok Tani Labu Cai.

Penerapan teknologi pertanian modern, ketersediaan air, pendampingan penyuluh, dan kolaborasi seluruh pihak diharapkan dapat meningkatkan produktivitas melalui Indeks Pertanaman (IP) 300, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani Barru.

Memuat artikel selanjutnya...
PD 2026