GERAKTIMUR.COM — BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru kembali menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Kabupaten Barru sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk yang ke-11 kalinya secara berturut-turut.
Pengumuman prestasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., saat menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barru, Senin (6/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sinergi dan kemitraan harmonis yang selama ini terjalin antara pihak eksekutif dan legislatif. Menurutnya, kolaborasi ini adalah fondasi utama pembangunan berkelanjutan di Barru.
"Pencapaian Opini WTP yang ke-11 ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Mulai dari proses perencanaan, sinkronisasi pelaporan, hingga pengakomodasian hasil reses DPRD yang dituangkan secara akuntabel," ujar Bupati Andi Ina.
Meski memberikan apresiasi tinggi atas capaian WTP tersebut, seluruh fraksi DPRD Kabupaten Barru tetap memberikan sejumlah rekomendasi strategis demi mendongkrak kinerja keuangan daerah ke depan.
Beberapa poin penting yang disuarakan oleh fraksi-fraksi DPRD antara lain:
- Peningkatan PAD: Mendorong perluasan sumber pendapatan baru dan penarikan investasi.
- Optimalisasi Pajak: Memaksimalkan penerimaan sektor pajak daerah.
- Penguatan Sektor Unggulan: Memprioritaskan alokasi anggaran pada infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, serta sektor pertanian dan perkebunan.
Menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi tersebut, Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. H. Abustan A. Bintang, M.Si., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk langsung tancap gas melakukan perbaikan.
Pemkab Barru telah menyiapkan sejumlah langkah taktis, di antaranya:
- Optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
- Percepatan digitalisasi transaksi di pasar-pasar tradisional.
- Akselerasi penyerapan anggaran agar roda ekonomi bergerak lebih cepat.
- Peningkatan infrastruktur lewat dukungan dana pusat, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif.
BACA JUGA:
"Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah, memperkuat kapasitas fiskal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," tegas Wakil Bupati Abustan.
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Barru, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, Direktur RSUD Lapatarai Barru, hingga para camat dan lurah se-Kabupaten Barru.