GERAKTIMUR.COM — BARRU — Pemerintah Kabupaten Barru terus bergerak maju dalam membenahi tata kelola lingkungan hidup. Langkah ini ditegaskan saat Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., menerima kunjungan kerja Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Wilayah Sulawesi, Muhammad Ihsan, di ruang kerjanya pada Rabu (24/6/2026).
Pertemuan strategis tersebut difokuskan pada upaya sinkronisasi serta penguatan penanganan permasalahan lingkungan, dengan prioritas utama optimalisasi pengelolaan sampah di Kabupaten Barru.
Dalam diskusi tersebut, Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, menyampaikan komitmen penuh jajaran pemerintah daerah untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan, namun hal itu tidak menyurutkan langkah pemda untuk memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada.
"Kami sangat konsen pada penanganan sampah. Pemerintah daerah terus melakukan berbagai inovasi, termasuk upaya edukasi kepada masyarakat dan melibatkan berbagai pihak agar penanganan sampah dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan," ujar Abustan.
Abustan juga menekankan pentingnya kolaborasi vertikal antara pemerintah daerah dan instansi pusat. Melalui pertemuan ini, ia berharap Pemkab Barru bisa mendapatkan dukungan teknis maupun penguatan regulasi.
Dukungan tersebut dinilai krusial untuk mengatasi kendala lapangan, seperti kebutuhan alat pengolah sampah yang memadai hingga optimalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Menindaklanjuti visi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barru, A. Adnan Azin, memaparkan terobosan regulasi yang sedang digodok oleh pihaknya.
Saat ini, Pemkab Barru tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum pembentukan bank sampah di tingkat desa dan kelurahan.
"Pemda Barru sementara menyusun Perbup dalam rangka pembentukan bank sampah di setiap desa dan kelurahan. Kami berharap program ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA," jelas Adnan.
Ia menambahkan, program bank sampah ini juga dirancang untuk mengedukasi warga agar mampu mengelola sampah secara produktif, sehingga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Rencana aksi Pemkab Barru mendapat respons positif dari Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi, Muhammad Ihsan. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi dan memberikan asistensi, khususnya terkait regulasi penegakan hukum lingkungan.
"Kami siap bersinergi, terutama dalam memberikan asistensi terkait regulasi penegakan hukum lingkungan dan pengelolaan sampah agar seluruh prosesnya berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Muhammad Ihsan.
BACA JUGA:
Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti poin-poin pembahasan.
Melalui kolaborasi erat antara Pemkab Barru, Balai Gakkum LHK, dan partisipasi aktif masyarakat, Kabupaten Barru optimistis dapat mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, sehat, dan berkelanjutan.