GERAKTIMUR.COM — BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat langkah kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan strategis. Terbaru, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menerima kunjungan kerja jajaran PT PLN (Persero) UIP3B Sulawesi Unit Pelaksana Transmisi Makassar di Rumah Jabatan Bupati Barru, Rabu (7/10/2026).
Pertemuan penting ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis bagi Bupati Barru untuk memperluas sinergi lintas sektor mulai dari pengamanan objek vital kelistrikan, mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kebersihan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Manager Unit Pelaksana Transmisi Makassar, Karman, memaparkan posisi krusial Kabupaten Barru sebagai salah satu simpul utama dalam sistem keandalan penyaluran energi listrik di Sulawesi.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Barru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Satpol PP, Damkar, dan Penyelamatan untuk memprioritaskan pengamanan fasilitas kelistrikan yang berstatus sebagai objek vital nasional, khususnya dalam penanganan potensi ancaman Karhutla.
"Pemerintah daerah bersama perangkat terkait siap memberikan perhatian khusus pada pengamanan objek vital nasional seperti jaringan listrik dari ancaman Karhutla," tegas Bupati.
Bupati perempuan pertama di Barru ini juga mengapresiasi dukungan sektor industri terhadap penanggulangan bencana di wilayahnya, seraya mendorong agar PT PLN (Persero) dapat turut berpartisipasi memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui program CSR serupa.
Tidak hanya fokus pada sektor kelistrikan dan kebencanaan, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari juga memanfaatkan momentum audiensi ini untuk merangkul dunia usaha dalam mendukung program pembangunan lingkungan hidup, khususnya menyukseskan program ASRI yang mengusung prinsip kebersihan, kesehatan, dan penataan wilayah yang berkelanjutan.
Bupati Barru secara langsung menyampaikan usulan konkret agar dana CSR perusahaan dapat dialokasikan untuk memperkuat sarana dan prasarana pengelolaan sampah di daerahnya.
- Dukungan Sarana Fisik: Pengadaan armada pengangkut sampah serta alat berat untuk optimalisasi pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
- Pemberdayaan Nonfisik: Pelatihan dan pendampingan masyarakat pemilah sampah, sosialisasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta penguatan kelembagaan bank sampah.
Menurut Bupati, penanganan persoalan lingkungan harus dilakukan secara komprehensif, menggabungkan penyediaan fasilitas modern dengan edukasi perubahan perilaku masyarakat.
"Yang kita butuhkan bukan hanya armada dan alat berat. Pemberdayaan masyarakat juga penting, termasuk bagaimana masyarakat memahami pemilahan sampah, penerapan 3R dan penguatan bank sampah," ujar Andi Ina Kartika Sari.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk merajut kolaborasi yang lebih erat antara Pemkab Barru, PT PLN (Persero), BPBD, dan sektor swasta.
BACA JUGA:
Melalui sinergi yang terpadu ini, diharapkan pembangunan di Kabupaten Barru dapat berjalan optimal mulai dari terjaminnya keandalan energi, meningkatnya ketangguhan menghadapi bencana, hingga terciptanya lingkungan masyarakat yang bersih, mandiri, dan berdaya saing.
Hadir mendampingi Bupati Barru dalam audiensi tersebut Kepala Pelaksana BPBD Umar Sinampe, Kasatpol PP, Damkar dan Penyelamatan Wirman Firdaus, serta Kepala Bapenda A. Hilmanida, bersama jajaran manajemen PLN termasuk Manager ULTG Parepare Syamsu Alam.