GERAKTIMUR.COM — BARRU – Merespon keluhan warga terkait kepulan debu batu bara, manajemen PLTU Bawasalo, Kabupaten Barru, bergerak cepat memperketat standar operasional lingkungan dengan memangkas tinggi tumpukan dan menggencarkan penyiraman.
Sejumlah langkah mitigasi komprehensif kini resmi diterapkan guna menekan potensi penyebaran debu ke kawasan permukiman secara maksimal.
Asisten Manajer Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (K3L) PLTU Barru, Rahmat Kamaruddin, menjelaskan bahwa penyebaran debu ke permukiman warga sangat dipengaruhi oleh dinamika cuaca, terutama saat kecepatan angin meningkat dan kondisi cuaca ekstrem melanda.
“Saat kecepatan angin meningkat, debu dari area penumpukan batubara berpotensi terbawa ke lingkungan warga. Kondisi cuaca ekstrem juga dinilai dapat meningkatkan potensi debu beterbangan,” ujar Rahmat Kamaruddin, pada Senin (21/9/2026).
Menyadari keluhan yang dirasakan masyarakat, pihak PLTU langsung memperketat standar operasional pengendalian lingkungan di area operasionalnya.
Sebagai solusi nyata di lapangan, manajemen PLTU Barru memberlakukan beberapa langkah teknis yang berfokus langsung pada sumber masalah:
- Pemangkasan Tinggi Tumpukan: Area penempatan batubara diperluas secara signifikan untuk menekan ketinggian tumpukan.
“Jika sebelumnya tumpukan dapat mencapai sekitar 15 meter, kini diupayakan tidak lebih dari sekitar 7 meter, bahkan diupayakan kurang dari itu,” jelas Rahmat Kamaruddin.
- Pemasangan Paranet Tambahan: Pihak PLTU memperkuat penghalang fisik di sekitar area penumpukan untuk meredam terpaan angin kencang.
“Masih ada debu yang beterbangan. Karena itu, kami akan kembali memasang paranet untuk memperkuat penghalang di sekitar area penumpukan,” tambah Rahmat.
- Penyiraman Intensif: Proses penyiraman rutin digencarkan sebanyak tiga kali sehari (pagi, siang, dan sore) untuk menjaga kelembapan batubara.
Aksi serupa juga diterapkan secara berkala pada akses jalan di sekitar kawasan PLTU yang kerap dilalui masyarakat.
Selain memperketat aspek teknis operasional, PLTU Barru juga menyalurkan berbagai bentuk kepedulian sosial guna meredam dampak langsung yang dirasakan oleh warga di kawasan Ring I:
- Bantuan Air Bersih: Menyediakan 10 unit tandon air dengan pasokan mencapai sekitar 12 ton per hari untuk memenuhi kebutuhan warga.
- Bantuan Sembako: Menyalurkan paket kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak di sekitar kawasan.
- Layanan Kesehatan dan Pendampingan Medis: Membagikan masker pelindung secara massal serta menggelar pemeriksaan kesehatan gratis.
BACA JUGA:
Pihak PLTU juga menyatakan kesiapannya mendampingi warga untuk mendapatkan layanan pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan yang berkaitan dengan aktivitas PLTU.
Melalui langkah-langkah terpadu ini, pihak PLTU Barru berharap dapat memulihkan kenyamanan lingkungan warga sekaligus memastikan operasional kelistrikan tetap berjalan selaras dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.