GERAKTIMUR.COM — BARRU — Momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kabupaten Barru diwarnai dengan ajakan kuat mengenai pentingnya merawat lingkungan dan memperkuat kebersamaan.
Hal tersebut diserukan langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.H., di hadapan ratusan jemaah yang memadati Masjid Al-Jawahir, Kelurahan Mangempang, Kecamatan Barru, Selasa (8/9/2026).
Suasana religius yang diawali dengan alunan Shalawat Badar tersebut dimanfaatkan oleh Bupati Andi Ina untuk mengajak masyarakat agar tidak sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW secara seremonial.
Ia menegaskan pentingnya menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman nyata dalam kehidupan sehari-hari.
"Pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini tidak hanya kita laksanakan sebagai seremonial saja, tetapi inilah momentum untuk kita terus mengingat apa yang menjadi teladan Rasulullah yang harus kita ikuti dalam perilaku dan kegiatan kita sehari-hari," ujar Andi Ina dalam sambutannya.
Di hadapan para jemaah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Bupati Barru mengimbau warga untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui Gerakan Rabu Bersih.
Ia mengingatkan bahwa kebersihan dan pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata.
Selain itu, di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, Andi Ina meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Pemerintah daerah juga menyambut baik ikhtiar keagamaan yang diusulkan oleh pembawa hikmah untuk melaksanakan doa bersama di masjid-masjid guna memohon turunnya hujan dan keberkahan.
Sebagai bentuk komitmen nyata pembangunan, Bupati turut menyampaikan rencana perbaikan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Barru melalui anggaran perubahan, serta mendorong Masjid Al-Jawahir Mangempang agar dioptimalkan sebagai pusat pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi anak-anak.
"Masjid harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, khususnya untuk anak-anak kita, agar mereka menjadi generasi yang kuat iman dan Islamnya di masa yang akan datang," pesannya.
Menutup rangkaian acara, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merajut kebersamaan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, yaitu Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, Sejahtera Lebih Cepat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini turut diisi dengan berbagai rangkaian acara yang mempererat silaturahmi antara umara dan ulama.
Ketua Panitia, Andi Wawo Mannojengsi, S.H. (yang juga Anggota DPRD Kabupaten Barru), menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan yang mempererat kecintaan kepada Rasulullah SAW ini.
Kepala KUA Kecamatan Barru, Muchlis Jawad, S.H.I., yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Barru, memaparkan nilai sosial dan keagamaan dari peringatan Maulid serta memberikan sosialisasi singkat terkait layanan KUA dan ketentuan usia perkawinan.
Sementara itu, Rektor IAI DDI Mangkoso, Prof. (H.C.) Dr. Muhammad Agus, M.Th.I., menyampaikan tauziah komunikatif berbahasa Bugis.
BACA JUGA:
Ia mengajak jemaah memperkuat kecintaan kepada Rasulullah melalui selawat, sunnah, serta mengusulkan penggalakan pembacaan Barzanji dan istighfar serentak di masjid-masjid sebagai ikhtiar spiritual menghadapi musim kekeringan.
Acara ditutup dengan doa bersama, menandai kuatnya harmoni dan sinergi antara pemerintah, para tokoh, dan masyarakat Kabupaten Barru dalam menebar keberkahan di bulan Rabiul Awal.