GERAKTIMUR.COM — BARRU — Pemerintah Kabupaten Barru untuk pertama kalinya menggelar acara Gelar Pengawasan Daerah (LARWASDA) Tahun 2026.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., di Baruga Pettu Adae, Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Barru, Selasa (8/9/2026).
Diinisiasi oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Barru, kegiatan ini dihadiri oleh 150 peserta yang terdiri dari Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, kepala puskesmas, hingga pengelola Dana BOS dan auditor.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa pelaksanaan LARWASDA bukan sekadar acara seremonial, melainkan instrumen penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
"Pengawasan bukan semata-mata untuk menemukan kesalahan, tetapi lebih daripada itu merupakan instrumen pembinaan untuk memastikan seluruh program dan kegiatan pemerintah berjalan sesuai ketentuan, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," ujar Andi Ina di hadapan ratusan peserta.
Ia juga menekankan agar setiap rupiah uang negara yang dikelola benar-benar diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barru tanpa adanya penyelewengan.
Menyoroti aspek akuntabilitas keuangan, Bupati perempuan pertama di Barru ini memberikan peringatan keras kepada seluruh pimpinan OPD dan pengelola anggaran agar tidak menunda penyelesaian tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Andi Ina mengingatkan bahwa kelalaian dalam menindaklanjuti temuan BPK dapat menjadi masalah hukum dan bisa jadi Bom Waktu di kemudian hari yang mengancam masa depan aparatur menjelang masa pensiun.
Secara transparan, Bupati menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Barru tidak pernah meminta atau mengharapkan imbalan pribadi (mahar) apa pun dari jajaran birokrasi dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia meminta seluruh jajaran fokus menunjukkan kinerja terbaik bagi masyarakat.
BACA JUGA:
Selain evaluasi keuangan, Bupati juga mendorong optimalisasi Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK. Ia berharap peningkatan capaian pencegahan korupsi ini lahir dari kesadaran mandiri perangkat daerah, sehingga status Kabupaten Barru yang sebelumnya berada di zona kuning dapat segera naik ke zona hijau.
Menutup arahannya, Bupati Andi Ina mengajak seluruh jajaran mulai dari tingkat kabupaten hingga desa untuk membangun komunikasi yang solid dan tidak memikul kendala pekerjaan seorang diri demi mewujudkan visi Kabupaten Barru yang berkeadilan, maju, berkelanjutan, dan sejahtera lebih cepat.