Langkah Progresif Barru: Adopsi Sistem CSR Terpadu demi Genjot Pembangunan Daerah

Langkah Progresif Barru: Adopsi Sistem CSR Terpadu demi Genjot Pembangunan Daerah

Mahmud rahim 19 Jun 2026

​WAJO - Pemerintah Kabupaten Barru terus bergerak aktif mencari terobosan demi mempercepat akselerasi pembangunan daerah. Paling baru, Pemkab Barru melakukan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Wajo untuk mempelajari tata kelola Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang dinilai berhasil di wilayah tersebut.

​Pertemuan yang berlangsung di Lounge Kantor Bupati Wajo, Sengkang, pada Kamis (18/6/2026) ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Barru dalam memaksimalkan potensi sektor swasta guna menyokong kesejahteraan masyarakat Barru.

​Rombongan penjemput inovasi dari Bumi Hibrida ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Barru, Andi Syarifuddin, didampingi oleh sejumlah pejabat strategis daerah. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Sekda Kabupaten Wajo, Armayani, bersama jajaran perangkat daerah setempat.

​Langkah Pemkab Barru membidik Wajo sebagai lokus studi tiru bukan tanpa alasan. Barru menilai Wajo memiliki sistem kemitraan yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta berkat adanya payung hukum Peraturan Daerah (Perda) Nomor 23 Tahun 2012 dan wadah khusus bernama Forum CSR.

​Sekda Barru, Andi Syarifuddin, menegaskan bahwa Barru berkomitmen tinggi untuk membangun pola kemitraan serupa yang lebih terarah dan berdampak nyata. Menurutnya, pembangunan daerah saat ini tidak bisa hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​"Kami melihat Wajo memiliki sistem yang cukup baik dalam mengelola CSR. Pengalaman ini tentu menjadi referensi berharga bagi Barru untuk memperkuat kemitraan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Andi Syarifuddin.

​Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha di Barru ke depan harus dipastikan tepat sasaran agar mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.

​Gayung bersambut, komitmen tinggi Pemkab Barru ini diapresiasi langsung oleh Sekda Wajo, Armayani. Ia sepakat bahwa CSR yang dikelola secara terkoordinasi bisa menjadi instrumen krusial dalam mempercepat target pembangunan daerah, sekaligus menghindari tumpang tindih program.

​Dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif, jajaran Pemkab Barru secara mendalam membedah aspek teknis dari pembentukan Forum CSR. Tenaga Ahli Pemkab Wajo, Andi Yudha Yunus, ikut memaparkan mulai dari, strategi penyusunan regulasi, pola komunikasi efektif dengan korporasi, hingga

​Penyelarasan program CSR dengan agenda prioritas pembangunan daerah.

​Melalui kunjungan kerja ini, Pemkab Barru pulang membawa formula dan referensi matang yang siap diadaptasi. Langkah proaktif ini diharapkan dapat segera diimplementasikan di Kabupaten Barru demi menciptakan iklim kolaborasi yang produktif antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Memuat artikel selanjutnya...
PD 2026