Kades Terpilih Wafat Sebelum Dilantik, Kapolres Barru Sampaikan Dukacita

Kades Terpilih Wafat Sebelum Dilantik, Kapolres Barru Sampaikan Dukacita

Mahmud rahim 26 Jun 2026

BARRU - Kepergian mendadak Ibrahim, S.Sos., Kepala Desa Jangan-Jangan terpilih yang wafat sesaat sebelum pelantikan di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Barru, Jumat (26/6/2026), memicu simpati luas.

Ucapan duka mendalam salah satunya datang dari Kapolres Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., yang menyebut peristiwa ini sebagai kehilangan besar bagi masyarakat.

​AKBP Ananda secara khusus menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum yang telah mendapat amanah besar dari masyarakat tersebut.

​"Inalillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama pribadi, keluarga besar Polres Barru, dan Bhayangkari Cabang Barru, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Ibrahim, S.Sos. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," tutur AKBP Ananda Fauzi Harahap saat dikonfirmasi.

​Sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan warga Barru, Kapolres juga memanjatkan doa terbaik agar keluarga almarhum diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian berat ini. Beliau menekankan bahwa niat tulus almarhum untuk mengabdi pada desa akan bernilai ibadah.

​"Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan. Kami turut merasakan kehilangan atas berpulangnya almarhum. Semoga segala pengabdian dan niat baik beliau untuk membangun Desa Jangan-Jangan menjadi amal jariah yang terus mengalir pahalanya," tambah Kapolres.

​Di mata Kapolres Barru, almarhum Ibrahim bukan sekadar figur pemimpin baru, melainkan simbol kepercayaan masyarakat yang lahir dari proses demokrasi yang sehat di tingkat desa. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi daerah setempat.

​AKBP Ananda Fauzi Harahap menyampaikan penghormatan tertingginya kepada almarhum yang telah sukses meraih kepercayaan warga dalam Pilkades Serentak.

Menurutnya, kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga tercinta, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Desa Jangan-Jangan serta jajaran instansi yang selama ini bersinergi di lapangan.

Memuat artikel selanjutnya...
PD 2026