GERAKTIMUR.COM — BARRU — Menanggapi keluhan masyarakat terkait antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM), Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Lipukasi, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menegaskan agar pihak SPBU tidak menghentikan pelayanan saat pergantian petugas demi memastikan distribusi energi bagi warga berjalan adil dan tertib.
Sidak ini merupakan tindak lanjut cepat dari rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus sehari sebelumnya.
Dalam peninjauannya, Bupati Andi Ina didampingi oleh Sekretaris Daerah A. Syarifuddin, Kepala Dinas Perindagnaker Syamsir, serta Kasat Pol PP dan Damkar Wirman Firdaus.
Bupati menyoroti berbagai persoalan yang memicu antrean kendaraan, mulai dari mekanisme pergantian shift hingga kesiapan SPBU menghadapi gangguan listrik.
Terkait isu pengurangan kuota dari 16 ton menjadi 8 ton per hari per jenis BBM (Solar dan Pertalite) sejak awal tahun, ia mempertanyakan mengapa kendala di lapangan baru dirasakan pada Agustus.
"Kalau alasan kuota menjadi pemicu kelangkaan, kita juga mempertanyakan. Kuota sudah berkurang sejak Januari. Tetapi Januari sampai Juli masih normal-normal saja. Kenapa baru Agustus baru mulai terasa?" tegas Andi Ina.
Ia juga mewajibkan setiap SPBU memiliki genset cadangan guna mengantisipasi padamnya aliran listrik PLN agar aktivitas pengisian bahan bakar tidak terhambat.
Sebagai daerah lintasan, Bupati memahami tingginya mobilitas kendaraan dari luar daerah di Kabupaten Barru. Namun, ia mengingatkan agar hak-hak masyarakat lokal tetap diprioritaskan.
"Barru memang daerah lintasan. Kita memahami itu. Tetapi warga Barru juga harus didahulukan. Jangan sampai masyarakat Barru kesulitan mendapatkan BBM di daerahnya sendiri," ujar Andi Ina.
Selain itu, ia mengingatkan para nelayan dan petani agar disiplin mematuhi kuota serta aturan penyaluran demi mewujudkan distribusi yang tepat sasaran dan berkeadilan.
Sebagai langkah konkret, Bupati memerintahkan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja bersama Satpol PP untuk mengintensifkan pengawasan langsung ke seluruh SPBU di wilayah Barru.
BACA JUGA:
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir mengawal persoalan ini agar distribusi energi berjalan transparan dan berkelanjutan.
"Pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan. Kita tidak hanya rapat, tetapi turun langsung, melihat persoalannya dan memastikan ada solusi," pungkasnya.